BELAJAR SEPANJANG HAYAT


Catatan Harian Seorang Guru IPA







Selamat berkunjung di blog kami, semoga bermanfaat

Selasa, 08 November 2016

MENUMBUHKAN BUDAYA MENULIS SISWA


Oleh : Agus Pribadi

Sekarang merupakan era Teknologi Informasi yang merambah ke seluruh penjuru dunia. Siswa yang masih duduk di bangku SD pun sudah banyak yang mampu memanfaatkan Teknologi Informasi. Hal itu ditandai dengan meningkatnya pengguna internet dikalangan pelajar mulai dari siswa SD sampai mahasiswa dengan segala resiko yang mungkin didapat dari penggunaan internet tersebut.

Jejaring sosial facebook merupakan salah satu Teknologi Informasi yang marak digunakan kalangan pelajar saat ini. Banyak siswa SD dan SMP yang sudah mampu membuat facebook dan menggunakannya dengan baik. Hanya saja penggunaannya kadang dapat mengarah pada hal-hal yang negatif jika tidak diarahkan oleh orang dewasa.
Banyak resiko yang mungkin ditanggung oleh pelajar yang menggunakan internet tanpa bimbingan dan arahan dari orang dewasa, misal orang tua dan guru. Resiko-resiko tersebut diantaranya : pornografi, ketagihan, malas belajar, prestasi menurun, dan lain-lain.
Siswa di arahkan untuk menulis
Era Teknologi Informasi ini tidak mungkin kita hindari. Sebagai guru, kita harus mengarahkan siswa-siswi kita di sekolah untuk memanfaatkan Teknologi Informasi dengan aman dan bermanfaat. Aman berarti terhindar dari resiko-resiko di atas. Bermanfaat berarti mampu mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya dari Teknologi Informasi tersebut.

Salah satu kegiatan yang bermanfaat buat siswa dalam penggunaan Teknologi Informasi adalah melalui kegiatan menulis. Guru Bahasa Indonesia khususnya, dan guru yang lainnya pada umumnya dapat mengarahkan siswa-siswinya melalui tugas membuat novel, cerpen, puisi, dan artikel-artikel bermanfaat lainnya. Tugas-tugas yang dibuat oleh siswa tersebut dapat dikirimkan oleh guru ke jejaring sosial facebook dan yang sejenisnya.
Karya-karya siswa yang sudah ada di facebook biasanya akan mendapat banyak komentar yang membangun. Siswa akan merasa bangga dan senang jika karya-karyanya banyak dibaca dan dikomentari orang. Dengan demikian siswa akan terpacu untuk terus menulis, menulis, dan menulis.
Dari kegiatan tersebut, budaya menulis siswa akan tumbuh dengan subur. Sementara siswa akan terhindar dari dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan Teknologi Informasi. ()

Share:

1 komentar:

acuk mengatakan...

Artikel menarik, mksh sudah berbagi

BLOG MILITER

HIDUP INDONESIAN BLOGGER

VIDEO PEMBELAJARAN

Arsip

Frequency Counter Pengunjung

Artikel Terbaru

LINK SAYA

Komentar Terbaru

Konsultasi IPA